PERASA merupakan sikap ‘terlalu’ menyalahkan diri sendiri yg akhirnya berfikiran negatif, dan merasa gak berguna. sifat ini kebanyakan dimiliki wanita atau laki laki yg berhati lembut alias lembek alias Payah…
Pembaca yg bijak, Apa yang dimaksud dengan optimisme atau bersikap Optimis?
Optimisme merupakan sikap selalu mempunyai harapan baik dalam segala hal serta kecenderungan untuk mengharapkan hasil yang menyenangkan. Optimisme dapat juga diartikan berpikir positif. Jadi optimisme lebih merupakan paradigma atau cara berpikir.

Orang optimis selalu memiliki energi. Seorang pesimis akan menghabiskan energi untuk memikirkan masalah yang menimpanya secara berkepanjangan.
Sewaktu mengalami kegagalan atau tekanan hidup, Seorang yang Optimis tidak menganggap kegagalan itu bersifat permanen. Hal ini bukan berarti bahwa ia enggan menerima kenyataan. Sebaliknya, ia menerima dan memeriksa masalahnya. Lalu, sejauh keadaan memungkinkan, ia bertindak untuk MENGUBAH atau memperbaiki situasi.
Orang Optimis siap dan berani untuk MENGATASI MASALAH atau kesulitan yang merintanginya, Bahkan disaat mengalami kegagalan sekalipun tidak akan membuat dia PATAH SEMANGAT, karena dia tau ada proses pembelajaran disetiap kegagalan yang dia alami. Tentu orang yang punya sikap mental optimis demikian adalah orang yang memiliki kekayaan mental. dan Hanya orang yang mempunyai kekayaan mental, yang mampu mengubah nasib JELEK menjadi lebih baik.
Bertolak belakang dengan optimisme, pandangan PESIMISTIS akan menganggap kegagalan dari sisi yang buruk. Umumnya seorang pesimis sering kali menyalahkan diri sendiri atas kesengsaraannya. Ia menganggap bahwa kemalangan bersifat permanen dan hal itu terjadi karena sudah nasib, kebodohan, ketidakmampuan, atau kejelekannya. Akibatnya, ia pasrah dan tidak mau berupaya.
Bagi orang pesimis kehidupannya lebih banyak dikuasai oleh pikiran yang negatif, hidup penuh kebimbangan dan keraguan, tidak yakin pada kemampuan diri sendiri, kepercayaan dirinya mudah goyah dan mudah putus asa kalau menemui kesulitan atau kegagalan, selalu mencari alasan dengan menyalahkan keadaan dan orang lain sebagai proteksi untuk membenarkan dirinya sendiri, padahal di dalam dirinya dia tahu bahwa betapa rapuh mentalnya, orang pesimis lebih percaya bahwa sukses hanyalah karena KEBETULAN, keberuntungan atau nasib semata.
lucu kan? hehe…
Tentu orang dengan sikap mental pesimis seperti ini, dia telah mengidap penyakit MISKIN MENTAL, jika mental kita sudah miskin, maka tidak akan mampu menciptakan prestasi yang maksimal dan mana mungkin nasib jelek bisa dirubah menjadi lebih baik.?
Untuk menjadi orang yang optimisme itu perlu manajemen batin yang bagus. Biasanya, orang yang optimis mempunyai kemampuan dalam menghadapi KENYATAAN HIDUP. dalam arti lain mampu bersyukur dan mengucap Alhamdulillah atas semua yg terjadi dalam diri kita dan mengImani bahwa semua ini Hanya dari Alloh.
Betapa agungnya ilmu dan pengajaran yang dibawa oleh Islam, dan betapa indahnya ayat-ayat Al-Quran, sebagaimana indahnya sabda Nabi Muhammad Sallallohu Alaihi Wasalam. Bahwa beliau selalu menunjukkan sikap optimis dan memberikan berita gembira berupa rahmat dari Allah, dan beliau tidak pernah merasa sedih atas berbagai urusan dunia, karena beliau selalu mengamalkan firman Allah:
“Katakanlah: “Dengan karunia Allah dan rahmat-Nya, hendaklah dengan itu mereka bergembira. karunia Allah dan rahmat-Nya itu adalah lebih baik dari apa yang mereka kumpulkan”. [Yunus: 58].
Ana yakin seyakin yakinnya tidak ada dalam sejarah manusia manusia PESIMIS dan penakut bisa muncul kepermukaan dan mampu membawa ideunya untuk menerangi jiwa jiwa yg lemah.
KITA PERHATIKAN KUTIPAN ORANG ORANG YG HIDUPNYA PENUH OPTIMISME DAN HANYA TAKUT KEPADA ALLOH;
Sesungguhnya keberanian itu tidak akan mempercepat ajal karena ajal telah di tetapkan. Sesungguhnya sikap pengecut juga tidak akan memperlama ajal apabila sudah waktunya
[Sayyid Quthb]
“ Untuk apa banyak mengeluh, hanya akan membuat susah orang yang mendegarnya. Biarlah. Allah yang mencoptakan tubuh ini tak akan salah dalam mengukur ujian terhadap hamba-hambaNya. Mungkin orang lain bisa mulia dengan banyak amalnya dan mudah-mudahan saya punya banyak bekal pulang dengan banyak sabarnya,”
[Agung Gun Martin]
“Ketika orang tertidur kamu terbangun itulah susahnya. Ketika orang merampas kamu membagi itulah peliknya. Ketika orang menikmati kamu menciptakan itulah rumitnya, ketika orang mengadu kamu bertanggung jawab itulah repotnyya. Maka tidak banyak orang disini bersamamu: Mendirikan imperium kebenaran”
[Anis matta]
“Jika engkau berada di waktu sore, maka janganlah mengharapkan akan datangnya waktu pagi. Dan jika kamu pada waktu pagi janganlah menantikan sore. Pergunakanlah masa sehat itu untuk bekal masa sakit, dan masa hidup untuk bekal kematian”
[Ibnu Umar]
“Para pahlwan mukmin sejati tidak akan membuang energi mereka untuk memikirkan seperti apa ia akan di tempatkan dalam sejarah manusia. Yang mereka pikirkan adalah bagaimana mreka meraih posisi paling terhormat di sisi Allah SWT”
[Anis Matta]
ALI RADIYALLOHU ANHU Berkata : “Keburukan yang engkau lakukan adalah lebih baik daripada kebaikan di sisi Allah yang membuatmu berbangga diri.”
“Barangkali Allah membukakan pintu ketaatan tetapi tidak membukakan bagimu pintu penerimaan amalan itu; barangkali Dia menakdirkan bagimu kemaksiatan, tetapi hal itu menjadi sebab sampainya kamu kepadaNya. Kemaksiatan yang menyebabkan dirimu terhina dan tercerai-berai adalah lebih baik daripada ketaatan yang menyebabkan dirimu berbangga dan menyombongkan diri.”
[Atha, mengutip makna ucapan Ali kemudian dia mengungkapkannya di dalam hikmahnya]
“Sukses adalah ketika kita bisa berjumpa dengan Allah di akhirat nanti ”
[Abdullah Gymnastiar]
“Hari-hari adalah lembaran baru untuk goresan amal perbuatan. Jadikanlah hari-harimu sarat dengan amalan yang terbaik. Kesempatan itu akan lenyap secepat perjalanan awan, dan menunda-nunda pekerjaan tanda orang yang merugi. Barang siapa bersampan kemalasan, ia akan tenggelam bersamanya ”
[Ibnul Jauzy]
“Jika antum ‘Ingin’ antum bakal mencari, jika antum mencari antum bakal menemukan, jika antum menemukan antum bakal ragu, jika antum ragu antum bakal bertanya, jika antum bertanya maka antum bakal tahu, jika antum sudah tahu antum bakal ingin lebih tahu lagi dan jika antum sudah ingin tahu lebih jauh disanalah antum disebut manusia hidup dan hidup dengan pengalaman Itu”
[Nuruddin Al-Indunisy]

segala sesuatu dimuka bumi ini tercipta dari hal yang kecil,jangan meremehkan yang kecil,sekalipun itu sebulir padi.

semoga bermanfaat,…

artikel terkait :

dibalik kesulitan pasti ada kemudahan

ikhlas | An Nasyr

akhlaq | kaya hati | al-Imran | az-Zumar | al Bayyinah