Sabar menanti adanya kelapangan adalah solusi paling ampuh dalam menghadapi masalah, bukan dengan mengeluh dan berkeluh kesah.sabar diibaratkan kita sedang mendaki gunung,berat dan melelahkan,akan tetapi jika kita telah sampai dipuncaknya kita akan melihat pemandangan yang sangat indah.

Imam Asy Syafi’i rahimahullah pernah berkata dalam bait syair,

صَبرا جَميلا ما أقرَبَ الفَرجا … مَن رَاقَب الله في الأمور نَجَا …

مَن صَدَق الله لَم يَنَلْه أذَى … وَمَن رَجَاه يَكون حَيثُ رَجَا …

Bersabarlah yang baik, maka niscaya kelapangan itu begitu dekat.

Barangsiapa yang mendekatkan diri pada Allah untuk lepas dari kesulitan, maka ia pasti akan selamat.

Barangsiapa yang begitu yakin dengan Allah, maka ia pasti tidak merasakan penderitaan.

Barangsiapa yang selalu berharap pada-Nya, maka Allah pasti akan memberi pertolongan.

Faedah ilmu berharga dari: Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, Ibnu Katsir, 14/ 392, Muassasah Qurthubah

artikel terkait :

zuhud dan kesabaran hati | ahli syurga | ikhlas | mari kita renungkan | sabar | taqwa | mengenal ilmu hadits | pengertian hadits | zuhud