PUASA

Rasulullah s.a.w bersabda :
“Barangsiapa yang berpuasa pada bulan Ramadhan
dengan penuh keimanan dan mengharapkan pahala daripada Allah, dosanya yang telah lalu telah diampuni (oleh Allah)”
(Diriwayatkan oleh al-Bukhari dalam Shahih al-Bukhari, Kitab al-Iman – no: 38)

Rasulullah s.a.w bersabda :
“Demi Dzat yang jiwaku berada dalam genggaman-Nya,
bau mulut orang yang berpuasa lebih baik di sisi
Allah daripada aroma (haruman) minyak kasturi”
(Diriwayatkan oleh al-Bukhari dalam Shahih al-Bukhari, Kitab al-Shaum – no: 1894)
Rasulullah s.a.w bersabda :
“Sesungguhnya di syurga terdapat pintu yang dinamakan al-Rayyan. Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu itu pada hari Kiamat. Tidak ada seseorang pun yang akan masuk melalui pintu ini kecuali mereka .Dikatakan: Mana orang-orang yang berpuasa? Lalu mereka semua berdiri. Tidak ada seorang pun yang masuk melalui pintu ini selain mereka. Apabila mereka semua telah masuk, pintu ini akan ditutup dan tidak ada seorang pun yang akan masuk melaluinya”
(Diriwayatkan oleh al-Bukhari dalam Shahih al-Bukhari, Kitab al-Shaum – no: 1896)

PARA PEMBANTU

Pelayan-pelayanmu adalah saudaramu. Allah menjadikan mereka bernaung di bawah kekuasaanmu. Barangsiapa saudaranya berada di bawah naungan kekuasaannya hendaklah mereka diberi makan serupa dengan yang dia makan dan diberi pakaian serupa dengan yang dia pakai. Janganlah membebani mereka dengan pekerjaan yang tidak dapat mereka tunaikan. Jika kamu memaksakan suatu pekerjaan hendaklah kamu ikut membantu mereka. (HR. Al Bukhari)
Ada tiga golongan yang kelak pada hari kiamat akan menjadi musuhku. Barangsiapa menjadi musuhku maka aku akan memusuhinya. Pertama, seorang yang berjanji setia kepadaku lalu dia ingkar (berkhianat). kedua, seorang yang menjual orang yang merdeka (bukan budak) lalu memakan uang harga penjualannya. ketiga, seorang yang mengkaryakan seorang buruh tapi setelah menyelesaikan pekerjaannya orang tersebut tidak memberinya upah. (HR. Ibnu Majah)
Jangan memukul pembantu perempuanmu hanya karena dia memecahkan barang pecah-belahmu. Sesungguhnya barang pecah-belah itu ada waktu ajalnya seperti ajalnya manusia. (HR. Abu Na’im dan Athabrani)

LIDAH

Apabila ada orang yang mencaci-maki kamu tentang apa yang dia ketahui pada dirimu, janganlah kamu mencaci maki dia tentang apa yang kamu ketahui pada dirinya karena pahalanya untuk kamu dan kecelakaan untuk dia. (HR. Adailami)
Barangsiapa banyak bicara maka banyak pula salahnya dan barangsiapa banyak salah maka banyak pula dosanya, dan barangsiapa banyak dosanya maka api neraka lebih utama baginya. (HR. Athabrani)
Kebanyakan dosa anak Adam karena lidahnya. (HR. Athabrani dan Al Baihaqi)

COBAAN

Tiada seorang muslim tertusuk duri atau yang lebih dari itu, kecuali Allah mencatat baginya kebaikan dan menghapus darinya dosa. (HR. Al Bukhari)
Saad bin Abi Waqash berkata, “Aku bertanya kepada Rasulullah saw, “Ya Rasulullah, siapakah orang yang paling berat ujian dan cobaannya? Nabi saw. menjawab, “Para nabi kemudian yang meniru (menyerupai) mereka dan yang meniru (menyerupai) mereka. Seseorang diuji menurut kadar agamanya. Kalau agamanya tipis (lemah) dia diuji dengan itu (ringan) dan bila imannya kokoh dia diuji sesuai dengan itu (keras). Seseorang diuji terus-menerus sehingga dia berjalan di muka bumi bersih dari dosa-dosa. (HR. Al Bukhari)

MASA

Sebaik-baik umatku adalah pada abadku ini, kemudian yang sesudahnya dan yang sesudahnya. Kemudian sesudah mereka muncul suatu kaum yang memberi kesaksian tetapi tidak bisa dipercaya kesaksiannya. Mereka berkhianat dan tidak dapat diamanati. Mereka bernadzar (berjanji) tetapi tidak menepatinya dan mereka tampak gemuk-gemuk. (HR. Attirmidzi)
Tiada datang kepadamu jaman kecuali yang sesudahnya lebih buruk daripada yang sebelumnya sampai kamu berjumpa dengan Allah. (HR. Ahmad)

DOSA

1) Dari Anas bin Malik ra berkata,”Aku mendengar Rasulullah SAW bersabda bahwa Allah SWT berfirman,”Wahai anak Adam, selama kamu berdoa dan berharap kepada- Ku, maka Aku mengampuni dosa-dosa lampaumu dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam, meski dosamu sepenuh langit, namun bila kamu meminta ampun kepada-Ku, pastilah Ku ampuni dan Aku tidak peduli. Wahai anak Adam, meski kamu datang kepada Ku dengan dosa sepenuh bumi namun bila kamu menemui-Ku tanpa syirik kepada-Ku, maka Aku akan mendatangimu dengan ampunan sepenuh itu juga. (HR. At-Tirmizy).
2.)Ibnu abbas ra. berkata bahwa rasulullah saw bersabda’ sesungguhnya Alloh SWT mengampuni beberapa kesalahan umatku yang disebabkan keliru ,lupa, dan karena dipaksa’ (Hadist Hasan ini diriwayatkan oleh ibnu Majjah, Baihaqi dan lain-lain)

ETIKA

Apabila berkumpul tiga orang janganlah yang dua orang berbisik-bisik (bicara rahasia) dan meninggalkan orang yang ketiga. (HR. Al Bukhari)

Seorang tamu yang masuk ke rumah suatu kaum hendaklah duduk di tempat yang ditunjuk kaum itu sebab mereka lebih mengenal tempat-tempat aurat rumah mereka. (HR. Athabrani)

artikel terkait

niat ( gabungan hadiths )

gabungan hadiths pendek

kumpulan ayat ayat al Quran

hikmah dalam melaksanakan puasa

hukum hukum berkaitan dengan puasa

tata cara I’tikaf dalam bulan Ramadhan

allahumma lak shumtu…