Category: Belajar memahami Islam


بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Boros

Orang yang senang membuang-buang harta untuk hal yang sia-sia termasuk meniru perbuatan setan, Allah Ta’ala berfirman,

وَلا تُبَذِّرْ تَبْذِيرًا إِنَّ الْمُبَذِّرِينَ كَانُوا إِخْوَانَ الشَّيَاطِينِ

Dan janganlah kamu menghambur-hamburkan (hartamu) secara boros. Sesungguhnya pemboros-pemboros itu adalah saudara-saudara syaitan.” (QS. Al Isro’ [17]: 26-27).

Ibnu Mas’ud dan Ibnu ‘Abbas mengatakan, “Tabdzir (pemborosan) adalah menginfakkan sesuatu pada jalan yang keliru.”

Mujahid mengatakan, “Seandainya seseorang menginfakkan seluruh hartanya dalam jalan yang benar, itu bukanlah tabdzir (pemborosan). Seandainya seseorang menginfakkan satu mud saja (ukuran telapak tangan) pada jalan yang keliru, itulah yang dinamakan tabdzir (pemborosan).”

Dari Abu Hurairah, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

إِنَّ اللَّهَ يَرْضَى لَكُمْ ثَلاَثًا وَيَكْرَهُ لَكُمْ ثَلاَثًا فَيَرْضَى لَكُمْ أَنْ تَعْبُدُوهُ وَلاَ تُشْرِكُوا بِهِ شَيْئًا وَأَنْ تَعْتَصِمُوا بِحَبْلِ اللَّهِ جَمِيعًا وَلاَ تَفَرَّقُوا وَيَكْرَهُ لَكُمْ قِيلَ وَقَالَ وَكَثْرَةَ السُّؤَالِ وَإِضَاعَةَ الْمَالِ

Sesungguhnya Allah meridhoi tiga hal bagi kalian dan murka apabila kalian melakukan tiga hal. Allah ridha jika kalian menyembah-Nya dan tidak mempersekutukan-Nya dengan sesuatu apapun, dan (Allah ridla) jika kalian berpegang pada tali Allah seluruhnya dan kalian saling menasehati terhadap para penguasa yang mengatur urusan kalian. Allah murka jika kalian sibuk dengan desas-desus, banyak mengemukakan pertanyaan yang tidak berguna serta membuang-buang harta.” (HR. Muslim no.1715)

Termasuk perbuatan boros (tabdzir) adalah apabila seseorang menghabiskan harta pada jalan yang keliru. Semisal seseorang berjam-jam duduk di depan internet, lalu membuka Facebook, blog, email dan lainnya, lantas dia tidak memanfaatkannya untuk hal yang bermanfaat, namun untuk hal-hal yang mengandung maksiat. Na’udzu billahi min dzalik. Cobalah internet kita manfaatkan untuk berdakwah atau untuk mempelajari Islam lebih dalam.

Semoga Allah memudahkan kita untuk mengisi waktu kita di setiap tempat dengan hal-hal yang bermanfaat dan berguna bagi orang lain terutama dalam masalah agama dan akhirat.amin…….

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

artikel terkait

akhlaq

pujian menjadikan orang buta dan tuli

hai sobat, tahukah apa itu makanan jin?

dosa apakah yang paling besar

kafir

Iklan

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ

Insya allah dengan rumus sederhana ini kita akan mendapatkan rizky yang penuh berkah dan manfaat.

rumusnya adalah

a + b = ab

a = donasi utama yaitu jumlah uang yang wajib kita sumbangkan kepada pakir miskin dari hasil pendapat pokok kita,contohnya seperti gaji.

b = donasi lain lain yaitu jumlah uang yang wajib kita sumbangkan kepada pakir miskin diluar dari hasil pendapatan pokok kita,contohnya seperti bonus tunjangan2 dan lain sebagainya.

ab = Infak dana yang wajib kita berikan kepada pakir miskin, karena sesungguhnya sebagian dari harta yang kita dapatkan adalah hak mereka ( pakir miskin orang orang tidak mampu ) yang berada di lingkungan sekitar kita.

rumus untuk mendapatkan a,adalah

Gaji/Pendapatan Pokok  x  B  x 2,5 : 100 = a

keterangan :

  • Gaji/pendapatan pokok adalah pendapatan yang biasa kita peroleh dalam kurun waktu tertentu,sebulan sekali,seminggu sekali,atau tiap hari.
  • B adalah jumlah periode dari gaji yang harus dibayarkan.
  • 2,5 : 100 adalah 2,5 % sesuai dengan tuntunan syariat islam,sebagian dari harta yang kita dapatkan terdapat harta orang orang miskin yang wajib kita berikan.

rumus untuk mendapatkan b adalah

pendapatan sampingan/lain lainnya x 2,5 : 100 = b

keterangan

  • pendapatan sampingan/lain lainnya adalah pendapatan diluar dari pendapatan pokok,seperti bonus,tunjangan,tips,service dsb.
  • 2,5 : 100 adalah sama dengan 2,5%

contoh:

pak budi adalah seorang karyawan,ia mendapatkan gaji setiap bulannya Rp 2.500.000 ,selain dari gaji pokok,dia juga mendapatkan berbagai tunjangan yang jumlahnya sekitar Rp 1.500.000. pak budi biasa menyisihkan uangnya untuk orang orang miskin,dalam kurun waktu empat bulan sekali, jadi berapa jumlah uang yang harus pak budi sisihkan?

jawaban :

a adalah Rp 2.5oo.000  x  4  x  2,5 : 100 = Rp 250.000

b adalahRp 1.500.000 x 2,5 : 100 = Rp 37.500

jadi jumlah uang yang pak budi sisihkan setiap 4 bulannya adalah

Rp 250.000 + Rp 37.500 = Rp 287.500

jadi dari pendapatan pak budi selama 4 bulan,pak budi menyisihkan uangnya sebesar

Rp 287.500 (dua ratus delapan puluh tujuh ribu lima ratus rupiah)

Sudahkah anda mempraktekkan rumus ini ?

semoga dengan menyisihkan sebagaian harta yang kita dapatkan,dapat menjadikan rizky yang kita dapat menjadi berkah dan penuh barokah,karena sesungguhnya harta itu tidak bernilai apa apa jika tidak dipenuhi dengan keberkahan.

semoga allah senantiasa memberikan hidayah dan keberkahan kepada kita semua,insya allah…

الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ

artikel terkait :

tata cara Zakat Fitri dan pengertiannya

siapa yang berhak menerima Zakat

apa itu Zakat

ya allah kumpulkanlah aku dengan orang orang sholeh

islam,iman dan ihsan | akhlaq | zuhud | aqidah | syariat | amar ma’ruf | taqwa

bagaimana waktu berbuka ketika dalam perjalanan di pesawat terbang?

Jawab:

Jika siang hari seseorang yang berpuasa berada di pesawat dan ia tetap menjalankan puasanya hingga malam hari (tenggelamnya matahari), ia tidaklah boleh berbuka puasa kecuali jika telah tenggelamnya matahari. Tenggelamnya matahari di sini dilihat dari posisi orang yang melakukan perjalanan (bukan dari tempat awal ia berpuasa, pen).

Yang menandatangani fatwa ini adalah Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin ‘Abdillah bin Baz selaku ketua, Syaikh ‘Abdurrozaq ‘Afifi selaku wakil ketua, Syaikh ‘Abdullah bin Ghudayan dan Syaikh ‘Abdullah bin Qo’ud selaku anggota.

Fatwa Al Lajnah Ad Daimah lil Buhuts Al ‘Ilmiyyah wal Ifta’, no. 5468, 10/138

artikel terkait

hukum hukum berkaitan dengan puasa.

tata cara I’tikaf dalam bulan Ramadhan

allahumma lak shumtu…

kapan kita mulai puasanya

tahukah antum keajaiban adzan